Menyapa Marioto

Ia sedang mengarahkan motor-motor di Pasar Nglames. Pengendara yang hendak bertolak dari parkir, memberinya 500 perak, kadang lembaran 2000 bila tak ada receh. Saya yang sedang mengendarai motor dari jauh menatapnya, bersiap menganggukkan kepala kalau-kalau mata kami bertemu. Mengangguk tanpa seyum, toh tak akan terlihat di balik masker. Sudah jadi kebiasaan di lingkungan kami untuk […]

Pride dan Kehangatan dalam Solidaritas

Panas aspal menembus sol sepatu, merayap dari ujung kaki sampai ubun-ubun. Dalam durasi kurang dari lima menit, terik matahari cukup untuk bikin demam mendadak. Bila upah saya layak, saya akan senang hati membeli sepatu dengan sol lebih tebal, bukan tiruan hasil tawar menawar di Blok M –sebutan untuk pasar barang tiruan di Jember. Setidak-tidaknya beli […]

Derita Sarilah dan Laura

Sarilah gemetar. Ia tahu hari itu akan datang. Hari pernikahannya. Olahan kambing dan legen dihidangkan pada tamu. Semua gembira. Tapi tidak dengan Sarilah. Ia gemetar karena kesal, takut, dan rasa ingin menonyor yang mendalam pada laki yang dijodohkan dengannya. Perempuan-perempuan di Gunung Liman, seperti Sarilah, tak bisa menghindari perjodohan. Perempuan yang menolak dinikahkan hanya bikin […]

Selera Unik Nurfitriani

Fitri membawa arem-arem masakannya untuk bekal di kereta Logawa menuju Lempuyangan. Rombongan kami ada di gerbong terpisah. Arem-arem tersebut melintas dari gerbong satu ke gerbong lain, sampai ke tempat saya duduk. Itulah kali pertama nama dan wajah Fitri masuk dalam ingatan saya. Kadang saya ingat nama tapi lupa wajah, atau ingat wajah tapi lupa nama. […]

Penelitian Memancing Ikan Segmen III: Pengalihan

Di bumi ini, ada beberapa manusia yang belum pernah memancing di rawa, laut, telaga, bahkan sungai. Saya merupakan satu dari beberapa tersebut. Rupanya enterpreneur melihat peluang dari keterjangkauan spot alami memancing, lalu membuat inovasi berwujud kolam. Di Bandung, saya mengenalnya dengan sebutan balong. Memancing ikan di balong merupakan bentuk pengalihan. Pernyataan tersebut muncul berdasarkan pengamatan […]

Eksperimen Gelanggang

Seorang laki-laki mengutak-atik proyektor, tepat di depan spanduk pementasan. Saya hapal betul punggungnya. Saya hampiri. Kami basa-basi sebentar. Dia sibuk. Saya melipir agar tak mengganggu. Lapangan basket di halaman Belakang Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jember masih gelap. Dari jauh, nampak berkas-berkas cahaya biru tersebar, mengawang di pelataran panggung terbuka. Rupaya saya dan seorang kawan yang […]